Pembelajaran di luar kelas menjadi salah satu pilihan menciptakan suasana belajar yang menarik bagi siswa. Demikian yang akan dilakukan siswa/i SD Fransiskus I Tanjungkarang, khususnya pada jenjang kelas lima terutama pelajaran Bahasa Indonesia dan Ilmu Pengetahuan Sosial untuk materi alat komunikasi, wawancara, dan kegiatan ekonomi. Salah satu materi yang akan diulas adalah pengenalan akan media cetak surat kabar serta kunjungan ke sentra Industri Kripik.

Media cetak surat kabar menjadi pilihan para siswa untuk mengenal lebih dalam seputar alat komunikasi tertulis. Siswa mendengarkan presentasi salah satu wartawan, mengulas tentang dunia jurnalis dalam lingkup sederhana. Selain itu, penjelasan distribusi koran tidak kalah menarik untuk disimak. Banyak pertanyaan yang diajukan ketika kunjungan berlangsung. Dengan kegiatan wawancara tersebut siswa dapat memahami, mengetahui, mengenal salah satu alat komunikasi via media cetak, proses penulisan, percetakan, serta distribusinya,
dapat pula mengembangkan budaya cinta membaca dan juga mengembangkan kegemaran menulis (cerita, puisi, prosa).

Di sentra industri kripik, para siswa melihat langsung proses pembuatan, pengolahan pisang dan singkong menjadi bentuk makanan yang dapat menjadi sumber mata pencaharian. Kegiatan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan mengenai ketrampilan/skill, sehingga bermanfaat dalam hidupnya kelak. Kemudian wawancara dengan pengusaha/pedagang memberikan sensasi tersendiri. Terkait dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, siswa mempraktekkan ketrampilan berbicara, mewawancarai pedagang dengan Bahasa Indonesia yang baku. Para siswa melakukan wawancara terhadap pedagang mengenai proses pembuatan, permodalan serta sistim distribusi (penjualan).

Semua yang dilakukan dan diperoleh peserta didik banyak memberi manfaat bagi mereka. Proses pembelajaran menjadi menyenangkan, tentunya bagi siswa juga guru.
Semoga kegiatan seperti ini sungguh membuka cakrawala baru bagi dunia pendidikan pada umumnya.